MK Ramadhipa Fokus Mini GP

Dunia balap motor adalah dunia yang paling banyak diminati anak-anak saat ini. Banyak saat anak-anak sejak masih belajar ditingkat Play group ataupun Taman Kanak-Kanak (TK) sudah mencita-citakan untuk jadi seorang pembalap. Demikian pula dengan sikecil MK Ramadhipa.


Putra kedua dari M. Yoki Arafat SE ini, memang sejak masih duduk di TK enol kecil, sudah suka akan dunia balap motor. Bahkan saat Yoki sang ayah balap grasstrack, rama selalu ikut bersama ibu dan kakap perempuanya. Dari situlah rama sangat tertarik untuk jadi pembalap.


Bahkan saat usia rama masih 4,5 tahun, oleh yoki sudah diajari naik motor Husq 50cc. “Memang pada usia 4,5 tahun rama sudah saya ajari naik motor. Waktu itu pakai motor husq 50cc. Karena keinginannya yang sangat kuat, hanya dalam dua hari rama sudah bisa bawa motor,” kata yoki saat dijumpai garassi.com disela-sela melatih rama di stadion Maguwoharjo kemarin.


Bahkan, menutur yoki. Sejak tahun 2014 atau saat rama memasuki umur 5 tahun, rama sudah mulai ikut kejuaraan motocross. Terus pada tahun 2016 pindah bermain grasstrack. “Jadi tahun 2014 rama main motocross sampai tahun 2015. Terus 2016 pindah bermain diajang balap grasstrack,” tambah yoki.


Karena fokus utamanya bermain di ajang balap road race. Maka sejak tahun 2017 ini, rama fokus bermain di ajang mini GP. Walau terkadang sebulan sekali rama juga ikut ajang drag bike kelas khusus mini GP. Namun tetap dikejuaraan-kejuaraan mini GP tetap menjadi fokus utama rama.


“Memang nantinya, rama saya fokuskan keajang balap road race. Sebab penjenjanganya lebih jelas. Untuk mini GP biar rama mateng disini dulu. Bahkan sudah seminggu ini, rama sudah mulai belajar naik motor matic. Dan alhamdulillah lancar serta cepat beradaptasi,” ungkap yogi yang juga sering main balap slalom test ini.


Sementara rama saat ketemu garassi.com mengatakan bahwa dirinya senang telah mencoba beberapa ajang balap. Mulai dari motocross, grasstrack, drag bike dan kini road race kelas mini GP. “Saya memang suka balap motor. Bahkan cita-cita saya memang ingin jadi pembalap. Makanya saat ini saya rajin berlatih bersama ayah,” ujar siswa kelas 2 SD Muhammadiah Sukonandi Yogyakarta ini. (Penulis/Foto: Riy@n).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »