Double Gardan Gathering Kejuaraan Team Non Winch Seri 3 Ramainya Melebihi Kejurnas

Masih dari sirkuit Tebing Breksi Prambanan Sleman Jogjakarta, even Double Gardan Gathering Kejuaraan Team Non Winch Seri 3 2017 berjalan dengan sangat lancar dan penuh aroma kompetisi di hari minggu (27/8) kemarin.


Tercatat ada 90 stater yang ikut ambil bagian dari 40 tim dari berbagai wilayah di indonesia ini. Peserta datang dari Gorontalo, Kalimantan Barat, pulau Bangka dan selebihnya didominasi oleh peserta dari pulau Jawa.


Kejuaraan di hari kedua yang mempertandingkan kategori individual tersebut, para peserta dibagi menjadi empat kelas. Yaitu kelas individual 1000cc pemula, kelas individual 1000cc non pemula, kelas individual under, dan kelas individual pemula.


Menyangkut soal ini, ketua IOF 4X4 Pengda DIY Inung Nur Fajri mengatakan, bahwa even doubel gardan gathering kejuaraan team non winch seri 3 2017 ini sangat bagus. Dari sudut trek sudah bervariasi. Ada tanjakan, ada turunan, ada batu-batu, ada superball dan sebagainya. “Hanya usul kedepannya, perlu ditambah kubangan air,” kata inung saat dijumpai garassi.com dipinggir lintasan kemarin.


Inung menambhakan, bahwa khusus IOF 4X4 Pengda DIY mengevaluasi dari seri 1 sampai seri 3 disirkuit breksi ini sangat bagus. Dari sisi acara even offroad khususnya, IOF Pengda DIY sangat mengapresiasi even tersebut, karena sudah memakai regulasi yang baku dan benar.


“Jadi semuanya sudah bagus. Regulasinya sudah baik dan benar. Sebab, salah satunya regulasi IOF tidak mentolelir para pelaku offroder yang tidak memperhatikan keselamatan dalam berkendaraan dan berkompetisi. Semoga kedepanya, tebing breksi bisa menjadi kawasan wisata yang ada fasilitas edukasi buat bermain offroad secara benar. Salam offroad..” tutup pria yang juga offroder senior kota jogja ini.


Ditempat terpisah, Rony Prihmanto Hari yang juga offrosed senior kota jogja yang siang itu juga ikut ambil bagian di ajang tersebut mengatakan. Bahwa dari segi kemasan even, dari sirkuit yang disajikan, jumlah peserta, dan sebagainya, kejuaraan ini bisa dibilang melebihi kejurnas.


“Kalau kita mau jujur, dari segim kemasan even, dari sajian trek atau sirkuit yang ditawarkan, kemudian dari jumlah peserta dikelas kategori team dan kelas kategori kindividual, rasanya even ini melebihi kejurnas,” ungkap rony.


Menurut rony, even ini ramai karena biaya pendaftaranya tidak terlalu mahal. Bahhkan bisa dibilang sangat murah. Lagi pula hadiah dieven ini, juga lebih besar dari hadiah saat ikut kejurnas. “Makanya even ini, dari seri pertama hingga seri ketiga ini, pesertanya selalu meningkat,” tambah rony lagi. (Penulis/Foto: Riy@n).

 

HASIL KEJUARAAN:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »