Kejurnas Motoprix Region II Putaran 6 2017 Pertempuran Di Region Neraka

Sirkuit Lanud Gading Wonosari Gunung Kidul Jogjakarta kembali dipilih sebagai tempat gelaran even kejurnas Motoprix Region II Putaran 6 2017, pada hari sabtu dan minggu (23-24/9) kemarin. Tercatat 238 stater ikut berkompetisi di region yang biasa disebut dengan region neraka ini.


Even yang digarap sepenuhnya oleh Venture Sport Club (VSC) Yogyakarta tersebut, menyuguhkan aroma kompetisi yang sangat luar biasa. Dimana disemua kelas, para pembalap ingin menjadi yang terbaik untuk meraih podium yang sangat bergengsi tersebut.


Di kelas MP1 dan kelas MP2, jelas sederet pambalap top tanah air ini beradu teknik untuk menjadi yang terbaik di kelas yang paling bergengsi ini. Wawan Hermawan, Sulung Giwa, Faisal baharudin, Sigit PD, Gupita Kresna wardhana, Dicky Ersa, Fitriansyah Kete, Yoga Adi Pratama dan sederet pembalap papan atas indonesia. Berusaha meraup podium tertinggi untuk mendulang poin.


Kemudian di kelas MP3 dan kelas MP4, juga tak kalah serunya. Sebab pembalap seperti Daffa Kresna P, Agung Didu, Afridza Syach, M. Faerozi, Robby Rismandi, M. Hildan serta pembalap-pembalap lainnya, berusaha bermain seapik mungkin. Sebab dikelas-kelas ini, skil pembalap hampir merata disetiap timnya. Hal yang sama juga terjadi di kelas MP5 dan kelas MP6.


“Dari dahulu, memang region ini selalu menjadi region yang paling ramai. Sebab region neraka ini, dihuni oleh pembalap-pembalap papan atas indonesia. Dan juga terdapat banyak tim-tim dengan tradisi penguasa podium yang baik. Bahkan, pertempuran sengit dan adu teknik balap, terjadi disemua kelasnya,” kata Drs. Najib M. Saleh selaku promotor even.


Najib menambahkan, selain kelas-kelas tersebut, pihaknya juga menggelar kelas bebek 110cc 2 tak tune up (underbone), dan kelas bebek sampai dengan 125cc 2 tak standar terbuka. Dimana dua kelas ini sedang ramai-ramainya dan diminati banyak pembalap. Dan sebagai kelas penutup, juga digelar kelas mini GP. Sebagai kelas pembinaan dan pembibitan pembalap usia dini. (Penulis/Foto: Riy@n).

 

HASIL LOMBA:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »