Yamaha RX King 1994 Jogjakarta The Pink Boy

Keberanian Andi Eko N. memilih warna dalam modifikasi motornya sungguh sangat luar biasa. Karakter kegarangan Yamaha RX King dikesampingkan dengan gebyuran warna pink yang mendominasi disemua bagian motor. Sentuhan airbrush grafis dominasi warna pink memberi kesan manja yamaha RX King langsiran 1994 milik andi ini.


Manja dan menggoda. Itulah yanh dikesankan pada motor andi yang juga dedengkot Ying Yang King Club (YYKC) Jogjakarta yang minggu, 15 oktober besok akan mengadakan anniversary ke-7 di halaman stadion Internasional Maguwoharjo, Depok, Sleman, Jogjakarta besok.


Menurut andi, memang sengaja dirinya memilih warna agar berbeda dengan yang lainnya. “Memang saya sendiri sengaja memilih warna pink yang terkesan lebih manja dan menggoda. Tujuannya agar berbeda dengan yang lainnya. Toh nanti. Warna-warna genit seperti ini. Ataupun warna-warna norak akan banyak dipakai orang,” kata andi sambil mengelus motor.


Apa yang dikatakan oleh andi memang banyak benarnya. Sebab bila dilihat dimedia sosial. Mulai banyak para kingers yang mulai berani bermain dengan warna-warna menggoda. Pink, biru muda, hijau muda, oranye, ungu, dan sebagainya. Mulai banyak yang memakainya.


Namun tentunya warna-warna yang lebih identik dengan kegenitan tersebut. Tidak ditampilkan dengan warna polos begitu saja. Tapi akan tetap dipadukan dengan warna-warna yang lainnya. Demikian pula dengan motor milik andi ini. Walau doninasi pink, namun ada warna lain sebagai peneman warna yang memnghidupkan grafis-grafisnya.


“Pink memang mendominasi dimotor saya ini. Tapi grafisnya saya padukan dengan warna ungu, gold, putih, biru, dan warna kuning. Sebab dengan demikian, maka kesempurnaan airbrush grafis akan semakin hidup. Sehingga kecantikan kolaborasi warnanya akan semakin menarik,” tambah andi.


Yang membikin lebih spesial lagi dimotor andi ini. Adalah pengerjaanya yang secara total. Semua bagian motor tak lepas dari sentuhan airbrush. Bahkan sampai pada karburator saja juga ikut digebyur airbrush. Mungkin hanya knalpot racing variasi yang ditampilkan dengan full croome.


Menurut andi, motor walau sudah full modif. Namun juga bisa dipakai buat harian. Ini dibuktikan sering dipakainya buat kongkow-kongkow bareng anggota club YYKC saat malam minggu. Apalagi jelang anniversary club. Intensitas ketemunya semakin sering dilakukan.


“Kadang memang motor dipakai buat kongkow bareng teman-teman seclub. Tapi motor lebih sering didisplay di toko variasi khusus king saya. Namun sering juga motor saya ini menyabet juara saat saya ikut sertakan diajang modifikasi kontes khusus king di wilayah Jogja dan Jateng,” ungkap andi pada garassi.com disela-sela pemotretan.


Tapi yang pasti. The pink boy milik andi ini siap mengantar andi dan sang istri untuk jalan-jalan sore. Ataupun siap diapaki buat touring bareng club. “Kadang istri saya mulai mau memakai motor ini. Dulunya dia nggak mau pakai motor king. Tapi setelah bagus sepeti ini. Dia malah sering mamakainya. Bahkan minta untuk dibikinkan king modif lagi,” tutup andi yang langsung diamini istrinya. (Penulis/Foto: Riy@n).

DATA MODIF:
Sock Depan : Yamaha Byson
Sock Belakang : Renthal
Swing Arm : Oval Dicustom


Frame/Sasis : Standar
Body Full : Orsi
Veleg : Champ 215/18 & 250/18
Ban Dpn./Blk. : Seneoz 90/80-18 & 100/80-18


Master Depan : PSM
Kaliper Dpn. : RCB
Setang : Robot
Lampu : Custom


Spakboard Dpn. : Yamaha Byson
Knalpot : Racing Udang
Karburator : Kehin PJ 34
Mesin : Standar Touring


Biaya Modif : 15 Juta
Pengerjaan : 4 Bulan
Modifikator : Patma King Shop


Alamat : Mustokorejo Jl. Raya Tajem KM.4 Maguwoharjo,
Depok, Sleman, Yogyakarta
HP/WA. : 0877-3905-4477

One comment

  1. Istimewah pokok e.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »