IMI DIY Dan Yogyakarta Fiat Club Berbagi Untuk Sesama

Penyerahan bantuan di dusun Payak Cilik

Bencana alam berupa banjir yang melanda sebagian wilayah DIY akhir november lalu, menyikan kerusakan yang cukup berarti bagi para korban. Termsuk juga para korban banjir kali Gawe di wilayah Srimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta.

Penyerahan bantuan di dusun Duwet Gentong

Dengan niat kepedulian pada sesama dan keikhlasan membantu meringankan penderitaan para korban, untuk itu Pengda IMI DIY yang berkolaborsi dengan Yogyakarta Fiat Club mengadakan acra bakti sosial memberikan bantuan berupa uang tunai untuk pembuatan jembatan seeak dan buku beserta alat tulis pada para korban banjir terebut.

Penyerahan bantuan di dusun Duwet Gentong

Ada empat lokasi yang menjadi tempat kegiatan bakosos pada hari selasa (19/12) kemarin. Yaitu RT.03 dan RT.04 Dusun Duet Gentong (Graulan) Srimulyo, Piyungan, Bantul. Dusun Payak Cilik, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Dan dusun Plesetan, Srimartani, Piyungan, Bantul.

Penyerahan bantuan di dusun Plesetan

Penyerhan bantuan yang langsung dilakukan oleh Teguh Santoso dan Sarwanto Yoyok dari Pengda IMI DIY, serta para pengurus Yogyakarta Fiat Club tersebut, langsung diterima oleh perwakilan warga dari empat lokasi kegiatan baksos tersebut.

Penyerahan bantuan di dusun Payak Cilik

“Kegiatan bakti sosial korban banjir dibeberapa dusun wilayah kecamatan Piyungan, Bantul ini, adalah sebuah bentuk kepedulian dan rasa berbagi kami pada sesama kami, khusunya para saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir kali gawe kemrin,” kata Teguh Santoso selaku Ketua Harian Pengda IMI DIY tersebut.

Jembatan sesek di dusun Payak Cilik mulai dibangun

Teguh menambahkan, bahwa kegiatan ini jangan dinilai dari berapa besar bantun yang diberikan. Namun, lebih pada keikhlasan dalam memberikan dan juga melakukan kegiatan itu sendiri. “Khusus di dusun Payak Cilik ini, warga sangat membutuhkan jembatan untuk menghubungkan dengan dusun sebelahnya. Mkny diduun ini, kami memberikan bantuan berupa uang tunai untuk pembuatan jembatan kecil dari bambu atau sesek,” tutup pria yang juga ketua Yogyakarta Fiat Club ini. (Penulis/Foto: Riy@n).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »