Keluarga Pembalap Agung Setiawan Ngajari Oke Balap

Ibarat pepatah buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Itulah pepatah yang pas dialamatkan pada keluarga Agung Setiawan pembalap era tahun 1998 hingga 2010-an. Ilmu balap Agung diturunkan pada kedua putranya.


Agung yang Saat ini terkadang masih ikut balap, sejak dua belas tahun yang lalu menurunkan ilmu balapnya pada Ervan Tona. Kini saat ervan sudah dewasa dan menjadi pembalap profesional, kini gilira agung dan tona menurunkan ilmu balapnya pada sikecil Okeqvaldo Satyai.


Oke yang kini masih duduk di kelas 3 SDN Pakem, Kalasan, Sleman, Jogjakarta. Belajar balap setiap hari selasa sore dan jumat sore belajar balap bersama agung dn ervan. Agung dan ervan secara langsung dan sabar membimbing sikecil oke.


Menurut agung, oke sebenarnya sudah bisa naik motor saat usinya masih enam tahun. “Sejak masih TK oke sudah bisa naik motor sendiri. Sam dengan tona saat kecil dahulu, TK sudah bisa bawa motor sendiri. Hanya bedanya, kalau tona langung belajar balap. Tapi kalau oke belum mau belajr balap saat itu,” buka agung pada garassi.com minggu lalu.


Agung mengatakan lebih lanjut, bahwa oke sangat berbeda dengan tona. Kalau oke sedikit agak susah dilatih balap motor. Padahal sejak tahun 2016 oke bermin diajang balap sepeda minicross. Dan baru sebulan ini oke mau belajar balap motor.


“Baru sebulan ini oke mau diajari balap motor. Oke belajar graatarck dan motocross. Belajarnya seminggu sebanyak dua kali sementara ini. Setip hari selasa dan jumat. Sementara biar belajar dua kali saja seminggu, sebab takut bosan,” tutup agung.


Memang saat garassi.com datang langsung titempat latihan mereka di sirkuit OP27 Sleman Jogjakarta selasa sore kemarin, oke berlatih langsung dibimbing agung dan tona. Mereka berdua dengan sabar dan semangat membimbing oke belajar balap. (Penulis/Foto: Riy@n).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »