MK. Ramadhipa Adaptasi Dengan Bebek

Prestasi seorang pembalap ditentukan bagaimana dia berani mencoba hal yang baru dan bagaimana kemampuan skill dalam menahlukkan setiap persoalan yang muncul tiba-tiba dilintasan. Hal ini bisa diperoleh serta dipelajari seorang pembalap dengan seringnya berlatih dan ikut even secara langsung.


MK. Ramadhipa rupanya tahu akan hal ini. Maka dari itu, siswa kelas 2B SD Muhammadiah Sukonandi Jogjakarta ini sejak 2 bulan ini mulai rajin belajar balap dengan menggunakan motor bebek. Degan dilatih ayahnya sendiri M. Yoki Arafat, setiap hari senin, rabu, dan jumat, Rama berltih di halaman depan stadion Maguwoharjo, Sleman.


“Memang porsi latihanya seminggu dibikin 3 kali. Sudah 2 bulan ini efektif Rama belajar pakai motor bebek. Walau sesungguhnya Rama sudah bisa pakai bebek sejak beberapa tahun yang lalu,” buka Yoki pada garass.com kemarin.


Masih menurut Yoki, memang sudah saatnya bagi Rama untuk belajar balap dengan motor bebek. Walau saat ini Rama masih duduk di kelas 2 SD. Sebab diusia-usia seperti ini, anak lebih mudah diarahkan dan dibentuk karakter balapnya.


Selain itu, menurut Yoki soal penanaman kedisiplinan anak juga sangat pas diusia seperti ini. Sebab bila sudah disiplin, maka anak akan tahu kapan dia latihan, kapan dia fisik, kapan dia belajar dan sebagainya.


“Yang jelas, selain latin rutihan yang saya berikan pada Rama, saya juga mengajarinya disiplin disegala bidang. Sebab hal ini sangat penting untuk perkembangan kedepanya buat Rama. Dan saat ini biar Rama beradaptasi dengan motor bebek. Sebab semuanya memang harus bertahap dan direncanakan,” tutup Yoki sambil mengelus rambut Rama.

Memang dari pengamatan garassi.com, yang sering sambangi anak-anak latihan balap. Tampak juga Yoki yang juga masih aktif balap motor ini, begitu rajin, telaten, dan sabar membimbing Rama disetiap sorenya di stadion Maguwo. Maju terus ya! (Penulis/Foto: Riy@n).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »