Jogjakata Air Force Endurocross 2018 Ajang Adu Nyali Dan Skill

Endurocross bukan ajng adu kebut seperti balap motor pada umumnya. Tapi nyali, skill, kecepatan berfikir, fisik, dan ketahanan motor lebih diutamakan diajang ini. Demikian pula dengan even Jogjakata Air Force Endurocross 2018, hari sabtu-minggu (5-6/5) kemarin.


Even yang digelar di sirkuit Jupiter Adventure Zone (JAZ) Komplek AAU Jogjakarta tersebut, sebanyak 250-an stater mencoba beradu skill untuk menahlukan sirkuit sepanjana 1.300 meter, dengan 14 obstacle yang sangat menantang.


“Dieven ini, ada 11 kelas yang kita perlombakan, 10 kelas reguler dan 1 kelas beregu. Untuk yang beregu, dalam satu regunya terdiri dari 3 motor dengan 3 pembalapnya, dan boleh tolong menolong hingga finis,” ungkap Kawan Santosa selaku ketua panitia.


Hal yang hampir sama juga dikatakan oleh Joko Widodo selaku Ketua IOF Pusat. Pria yang lebih dikenal dengan Joko MKT ini mengatakan, bahwa even ini adalah even pengenalan regulasi olahraga dan kompetisi endurocross di Indonesia.


“Jadi memang dieven ini, kita mulai mengenalkan serta menerpakan regulasi yang baru buat olahraga dan kompetisi endurocross secara nasional. Dan regulasi ini, akan terus kita sosialisasikan pada seluruh even endurocross yang bernaung dibawah IOF 2×1 Indonesia,” jelas Joko.

Ditemapat yang sama, Danlanud Adisucipto Marma TNI Ir. Tedi Rizalihadi S,. M.M. mentakan, bahwa even ini adalh even perdana ditempat skwadron pendidikn 104 ini. Dengan banyaknya peserta dan juga animo penonton yang sangat luar biasa, bisa saja even Jogjakarta Air Force Endurocross 2018 dibikin agenda even tahunan.

“Bagi saya ini adalah even yang sangat luar biasa. Walau ini perdana, tapi animo peserta dan juga penonton sungguh sangat luar biasa. Semoga kedepannya, even ini bisa diagendakan setiap tahunnya,” tutup Tedi Rizalihadi dengan nada tegasnya. (Penulis/Foto: Riy@n).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »