Jamda 1 Paguyuban Streetfire Jateng & Jogja

BOYOLALI–Tak kurang dari 1.000-an bikers pecinta Honda CB150R Streetfire dari berbagai daerah hadir dalam gelaran Jambore Daerah I Paguyuban Streetfire Jateng – Jogjakarta, yang dilaksanakan di Joglo Wisata Mandala, Selo, Boyolali,Jawa Tengah hari minggu (10/9) kemarin.

Dengan mengusung tema “Nguri-Uri Budaya Jawi” kegiatan ini diprakarsai oleh Paguyuban Streetfire Jateng Jogjakarta(PSJJ) yang bekerjasama dengan Boyolali Owner Streetfire (BOS) sebagai tuan rumah sekaligus panitia pelaksana serta didukung oleh Astra Motor Jawa Tengah.

Sebagai sebuah kegiatan gathering skala regional, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sebagai agenda pembuka di awal tahun 2019.

“Sebuah kebanggaan bagi kami, bisa menjadi bagian penting dalam acara Jambore Daerah PSJJ yang pertama kali ini. Seperti kita tahu bahwa setiap tahun PSJJ selalu rutin mengadakan kegiatan menarik, dan kami sangat senang tahun ini berkesempatan untuk menjadi penyelenggara.” ungkap Ketua Umum BOS, Sigit Krisnanto.

Sesuai dengan tema, acara kali ini menyuguhkan beberapa kesenian khas daerah Jawa Tengah seperti pertunjukan seni budaya tari buto gedruk dan Tarian Topeng Ireng yang menjadi ikon dari logo acara itu sendiri.

Selain itu terdapat juga kegiatan-kegiatan menarik seperti bikers game dan coaching clinic safety riding yang difasilitasi langsung oleh tim dari Astra Motor. Tak ketinggalan pula tradisi unik yang selalu ada dalam setiap pagelaran acara tahunan PSJJ seperti Pameran Makanan Khas Daerah dan PSJJ Award semakin menambah meriah acara.

Dalam sambutannya, ketua umum PSJJ Irfan Rifai menyebutkan, “Terimakasih sebesar besarnya saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah mendukung berjalannya acara ini,5 tahun sudah berjalan,besar harapan PSJJ senantiasa menjadi wadah yang solid,menjunjung tinggi persaudaraan dan bermanfaat untuk seluruh anggotanya,” pungkasnya.

Meski di penghujung acara lokasi sempat diguyur hujan namun antusiasme para peserta tidak serta merta surut.Acara puncak ditutup dengan hiburan musik dangdut oleh musisi lokal Jawa Tengah. Salam Manunggaling Paseduluran. (Penulis/Foto: Fandi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »