Ban prototipe FDR Mengantar Pecahkan Rekor Asia!

Yogyakarta-Akhirnya Tim Sadewa Hore dari Universitas Indonesia keluar sebagai pemenang pertama kelas Urban Gasoline padaKontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2016 yang berlangsung pada Taman Wisata Prambanan, Selasa-Jumat (1-4/11) lalu.

garcom-ban-prototipe-fdr-mengantar-pecahkan-rekor-tingkat-asia
Enggak tanggung tim ini nembus jarak 401,4 km /liter bensin. Capaian itu bisa dibilang luar luar biasa, pasalnya terlihat kenaikan efisiensi bahan bakar pada tiap race yang mereka lalui . Yang menarik pula, hasil capaian tersebut juga melalui rekor yang pernah dtorehkan pada tahun 2014 silam. Saat itu mereka nembus 301 km/liter di kejuaraan Shell Eco Marathon (SEM) tingkat Asia.

garcom-ban-prototipe-fdr-mengantar-pecahkan-rekor-tingkat-asia2-tim-upi
Keberhasilan mereka diakui karena salah satu faktor, yaitu aplikasi penggunaan ban yang mumpuni, yakni FDR Prototipe yang memang mempunyai spek khusus lomba KMHE seperti ini.

garcom-ban-prototipe-fdr-mengantar-pecahkan-rekor-tingkat-asia3-nih-bannya
“Awalnya tim kami empat tertinggal. Tapi kami yakin dengan mobil, driver dan ban FDR yang kami pakai sehingga kami punya mental juara dan bisa membuktikan diri,” kata Jefri Alfonso Sigalingging dari tim Sadewa Hore Universitas Indonesia.
Di awal event in,i kehadiran ban FDR Prototipe yang berukuran 90/80R17 dengan kompon khusus, serta bobot ringan tersebut, langsung memperoleh apresiasi dari tim peserta KMHE2016. Singkatnya mereka ada yang baru tahu, bahwa ada ban yang khusus digunakan dalam kompetisi KMHE.
Ada 60 tim yang ikut berkompetisi KMHE2016. Dari julah itu dibagi 2 kategori. Kategori Prototype dan kategori Urban. Nah pada kategori Urban ini FDR menyediakan unit bannya. Selama ini tim dari kategori itu menggunakan ban motor reguler biasa. Bahkan ada pula yang menggunakan ban drag bike, Atau yang memasang ban sudah kadaluarsa, yang keras tapaknya. Alih-alih untuk bisa mengail efisiensi hemat bahan bakar.
FDR concern dengan kompetisi yang menekankan pada hemat bahan bakar ini. Maka mensupport kegiatan KMHE2016. “Kami memang menyiapkan ban FDR Prototipe yang bsia dicoba oleh seluruh tim yang terlibat dalam kompetisi mobil hemat energi,” ungkap Herry Junaedi direktur marketing PT Suryaraya Rubberindo Industries, produsen ban FDR.
Ban FDR prototipe buatan dalam negeri itu diklaim mempunyai daya gesek rendah yang berefek pada jarak gelinding yang semakin jauh dan akhirnya merunut pada hemat bahan bakar.
Tak hanya mensupport ban, pihak FDR juga memberikan apresiasi bagi 3 tim yang berhasil membuktikan mobil mereka hemat energi, serta menorehkan catatan waktu terbaik. 3 tim itu diganjar FDR Award yang berhadiah total Rp 15 juta. Mantap.
Pada akhir lomba, peningkatan penghematan bahan bakar tidak hanya dialami oleh tim dari UI. Tapi juga dialami oleh tim-tim lain yang akhirnya menggunakan ban FDR. .
Sebut saja tim dari Univeritas Pendidikan Indonesia (UPI) yang akhinya meraih juara pertama FDR Award kelas urban listrik dengan best time lap 2 menit 58 detik menit mencatat perolehan 180,3 km/kWh. Kabarnya catatan waktu itu melampaui rekor mereka sebelumnya di tingkat Asia.
“Rekor kami sebelumnya sekitar 80km/kWh.Setelah melakukan upgrade mesin dan mengganti parts menjadi low friction. Dari target awal yang hanya 110 km/liter, setelah pakai ban FDR hasilnya lebih bagus lagi jadi 180 km/kWh,” kata Ramdhani manajer tim Bumi Siliwangi 4 dari UPI. Buat tahu saja tim tersebut baru kali ini mencoba menggunakan ban prototipe FDR dalam kompetisi.
Juara kedua FDR award di KMHE 2016 diraih tim Sadewa Hore dari Universitas Indonesia dengan best time lap 4 menit 5 detik. Posisi ketiga diraih oleh Bengawan Team dari Universitas Negeri Sebelas Maret yang merebut juarakelas Urban Diesel setelahberhasilmencatatkan 268,4 km/liter dengan best time lap 4 menit 8 detik. (Penulis/Foto:Fredy LTG/ Dok FDR).

Hasil Lomba: FDR AWARD
1. BumiSiliwangi – UniversitasPendidikan Indonesia
2. Sadewa – Universitas Indonesia
3. Bengawan Team – UniversitasNegeriSebelasMaret

Urban Bensin:
1. Sadewa – Universitas Indonesia
2. Team 3 – InstitutTeknologiSepuluh November

Urban Diesel:
1. Team 2 – InstitutTeknologiSepuluh November
2. Bengawan – UniversitasNegeriSebelasMaret

Urban Etanol:
1. CulaSatuBanten – Universitas Sultan AgengTirtayasa
2. Antawirya – UniversitasDiponegoro

Urban Listrik:
1. BumiSiliwangi 4 – UniversitasPendidikan Indonesia
2. Nogogeni – InstitutTeknologiSepuluhNovemberr

ProtoBensin:
1. Nakula – Universitas Indonesia
2. Batavia – UniversitasNegeri Jakarta

Proto Diesel:
1. Apate – UniversitasBrawijaya
2. Semar – UniversitasGadjahMada

Proto Etanol
1. RakataEtanol – InstitutTeknologi Bandung
2. Majapahit Mileage – UniversitasBrawijaya

Protolistrik:
1. Batavia Electra – UniversitasNegeri Jakarta
2. Apate 2 – UniversitasBrawijaya

JuaraUmun: Universitas Indonesia
Best Team: UniversitasPendidikan Indonesia
Best Video: UniversitasGadjahMada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »