Ada Yang Lain Di Jogja Hard Enduro #6 Kemarin

Even Jogja Hard Enduro (JHE #6) 2018 digelar dengan sukses pada hari sabtu (30/6) dan minggu (1/7) di alun-alun kota Wates Kulon Progo, Jogjakarta kemarin. Tercatat 4 ribu-an peserta ikut ambil bagian dihajatan tahunan IOF 2X1 Pengda DIY ini.


Namun, bukan Jogja kalau nggak ada yang menarik. Di JHE #6 kemarin, ada suguhan yang lain dari panitia penyelenggara, yang memang disuguhkan pada para peserta dan bagi masyarakat kota Wates yang juga ikut datang kelokasi acara.


Yups! Atraksi freestyle trail yang dilakukan oleh Sigit Bayu dan Djihan Hardjanto. Dua anak muda asal Jogjakarta dan asal Purworejo ini, saling bergantian menghibur para peserta yang ada di lokasi acara berlangsung.


Keahlian Sigit Bayu dalam memainkan motot trail jenis gazgaz dan juga Yamaha ATV, diimbangi oleh Djihan Hardjanto yang pandai menggocek trail gazgaz. Memberikan hiburan tersendiri bagi para peserta JHE #6 disiang itu.


“Untuk atraksi freestyle seperti ini memang sering kami lakukan. Apalagi ini pas JHE #6. Tujuanya adalah untuk memberikan hiburan buat para peserta JHE #6, dan juga buat masyarakat kota Wates ini. Bahkan panitia juga sudah menyiapkan handicap buat atraksi freestyle ini,” kara Sigit Bayu pada garassi.com kemarin.


Kalau Djihan Harjdjnto sendiri memang sering datang bersama Hardjanto “Ki Lurah Offroad” ayahnya dalam berbagai even adventure seperti ini. Namun khusus di JHE #6 ini, Djihan memberikan hiburan buat para peserta yang sudah finis duluan di alun-alun Wates.


Apa yang dilakukan kedua freestyler muda ini, mendapat acunga jempol dari Eka Sulistiana selaku Ketua Umum IMI DIY. Dikesempatan siang itu pria yang lebih akrab disapa dengan pak Sulis ini mengatakan bahwa apa yang dilakukan kedua freestyler tersebut adalah sesuatu yang sangat menarik.


“Jogja memang istimewa! Kehadiran atraksi freestyle siang ini sunggguh sangat menaik. Atraktif dan sangat menghibur buat para peserta dan juga masyarakat kota Wates yang datang ke JHE #6 ini. Tentunya juga selain hiburan-hiburan live musik yang lainnya,” ungkap pak Sulis.

Eka Sulistiana (topi biru) bersama dengan Mudjiana ketua IOF 2×1 Jogja, Hardjanto tokoh otomotif Purworejo dan Yoyok LKS Kabid Roda 2 IMI DIY

Pak Sulis menilai, bahwa even JHE #6 memang sebuah even yang sungguh sangat luar biasa. Dampak multiflier efeknya dari even ini sangat bagus. Penginapa penuh, warung kuliner lokal laris manis, dan juga masyarakat sekitar mendapat hiburan yang menarik.

“Terlebih juga pengenalan obyek-obyek wisaya lokal Kulon Progo pada seluruh nusantara yang juga sangat terangkat. Apalagi keramah tamahan seluruh penduduk yang dilewati jalur JHE #6 ini menjadi cerita tersendiri bagi para peserta. Terbukti saat saya ikut kemarin, dan terjatuh. 10 orang pendukuk langsung sigrap menolong. Ini sesuatu yang sangat luar biasa. Maju terus IOF 2X1 DIY, dan terus berkarya untuk otomotif Indonesia,” tutup pak Sulis dengan acungan jempolnya. (Penulis/Foto: Riy@n).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »