Suci Teguh, Terpilih Sebagai Ketua PPMKI DIY Periode 2019-2022

JOGJA-Sukses mewarnai gelaran Musawarah daerah (Musda) 9 Perhimpunan Pemggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) DIY, pada hari rabu malam (24/4) di Warunge Mbah Cokro di jalan HOS Cokroaminoto Jogjakarta.


Acara Musda yang digelar dalam suasana akrab dihadiri lebih dari 60-an anggota PPMKI DIY, dan juga tampak hadir Marinus Pratinjo selaku perwakilan dari PPMKI Pusat.


Dengan agenda utama pemilihan ketua PPMKI DIY baru untuk periode 2019-2022, dan pembacaan LPJ dari ketua periode 2016-2019, M. Wachjudi, acara juga dilakukan pengesahan ketua terpilih, serta penyerahan hasil sidang pleno kepada PP PPMKI.


“Saya melihat DIY ini agak sedikit vakum, lalu belakangan mulai ramai lagi. Nah itu yang diharapkan kedepannya. Apalagi DIY sebuah provinsi yang menampilkan salah satu budaya dan sebagai tujuan wisatawan terbesar kedua setelah bali. Diharapkan sebagai lokasi rentetan budaya sepertinya layak diwakili dengan kehadiran kendaraan klasik yang punya sejarah,” Ungkap Marius Pratiknjo selaku wakil dari PPMKI Pusat.


Ditempat yang sama, Suci Tehug sebagai ketua PPMKI DIY yang baru terpilih mengatakan, bahwa untuk kedepannya dirinya akan membawa PPMKI DIY dan merangkul lebih banyak club-club mobil kuno yang berada di wilayah DIY.


“Terima kasih atas kepercayaanya yang diberikan pada saya. Semoga kedepannya saya dan kepengurusan periode 2019-2022 ini akan membawa PPMKI DIY lebih maju, lebih melebarkan lagi keanggotaan. Terutama merangkul anggota-anggota club yang lainnya,” ucap Suci dalam sambutan pertamanya sebagai ketua PPMKI DIY.


Suci menambahkan, bahwa sekitar pertengahan bulan juli yang akan datang, PPMKI DIY telah memiliki agenda otomotif yang besar. Dimana di bulan juli akan mendekalarasikan Jogjakarta sebagai Kota Mobil dan Motor Klasik. “Bahkan kita rancanakan juga akan undang komunitas lain. Seperti komunitas sepeda tua, radio tabung, gramaphone dan apapun yang berbau klasik. Kita juga akan ada acara atraksi motor klasik bersama ISHD. Untuk lokasi acara akan kami laksanakan di Lanud Adi Sucipto. Mohon doa restunya saja,” tutup pria ramah ini. (Penulis/Foto: Riy@n).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »