Biker Muslim Ceria (BMC), Turji #5 Gunung Kidul

JOGJA-Selain dikenal sebagai kota pelajar dan kota budaya, Jogjakarta juga dikenal sebagai kota otomotif. Ratusan komunitas motor dan mobil ada di kota ini. Biker Muslim Ceria (BMC) adalah salah satunya.


Club yang beranggotakan para bikers muslim pengguna motor all merek ini, awal dibentuk para tanggal 1 muharram 1441 hijriah atau tepatnya 1 september 2019 ini, hanya beranggotakan 4 orang saja. Namun setelah 1 tahun berjalan, kini 80 anggota club berada didalamnya.


Yang unik dan menarikn dari MBC Biker Muslim Ceria ini adalah, dalam memanggil atau sapaan para anggotanya dengan menggunakan istilah “Syech”, bukan bro atau brother seperti club-club lainnya.


Club yang diketua oleh syech Arifin Sidiq ini, di hari sabtu (27/6) tadi kembali mengadakan kegiatan rutin bulanan berupa Touring + Ngaji (Turji) #5 di wilayah Playen dan Gedangsari, Gunung Kidul dan diikuti oleh sebanyak 40-an anggota.

“Setelah vakum selama 3 bulan, hari ini kami kembali mengadakan kegiatan rutin berupa Turji #5. Tujuan kegiatan ini adalah baksos infak sumur di masjid Ma’had Al-Madinah Playen dan masjid Ma’had Darul Firdaus 5 Gedangsari.” Ungkap syech Arifin Sidiq.

Arifin menambahkan, bahwa selain baksos juga ada kegiatan sholat berjamaah dan kajian. Siang tadi kajian disampaikan oleh uztad Alfi Syahar, M.A dan uztad Sholihuddin, M.A. Al-Hafidz.

Hal senada juga disampaikan oleh RM. Iwan selaku sweeper Turji #5. Iwan mengatakan, bahwa setelah melakukan kegiatan baksos di Playen dan Gedangsari tadi, para anggota lansgsung melanjutkan touring ke obyek wisata Embung Batara Sriniten.

“Pokoknya setelah baksos kita langsung touring seperti biasanya. Kebetulan tadi kita langsung gaazz ke Embung Batara Sriniten.” Kata Iwan pada garassi.com malam ini. (Penulis: Riy@n/Foto: Dok. BMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »