Tips Penggunaan dan Perawatan Sepeda Motor dengan Fitur Power Charger

JOGJA–Fitur pengisian daya / power charger menjadi salah satu fitur yang ditawarkan oleh sepeda motor tipe skutik keluaran terbaru seperti Honda BeAT, Honda Genio, Honda Scoopy, Honda ADV150, hingga All New Honda PCX. Fitur ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat mobilitasnya sekaligus semakin tinggi intensitas penggunaan handphone dalam kehidupan sehari-hari. Dengan fitur power charger, pengguna dapat melakukan pengisian daya handphone saat berkendara dengan sepeda motor.


PT Astra Honda Motor telah merancang dan menempatkan posisi fitur power charger di lokasi yang aman. Baik itu di console box (di bawah setang kemudi) ataupun di luggage box (bagasi). Meskipun demikian, masih ada sebagian masyarakat yang memiliki kekhawatiran tersendiri mengenai fitur ini dari sisi keamanan jika terkena air serta konsumsi baterai sepedamotor. Merespon hal itu, Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro membagikan beberapa tips mengenai penggunaan dan perawatan sepeda motor Honda dengan fitur power charger.

“Pada umumnya komponen-komponen listrik memang rentan terhadap air, namun fitur power charger pada sepeda motor Honda telah didesain sedemikian rupa sehingga aman dari cipratan air ketika hujan serta semprotan ketika sedang dicuci,” ungkap Danang Priyo Kumoro.

Pada generasi terbaru, fitur power charger pada sepeda motor Honda telah menggunakan socket jenis USB type A dan dilindungi oleh dua lapisan sebagai pengaman, yaitu lapisan karet berfungsi untuk menutupi tegangan arus listrik di dalam dan penutup pada lapisan luar yang menyatu dengan body motor sekaligus membuat keberadaan fitur ini tidak mengganggu penampilan motor. Bagian bawah penutup juga dilengkapi jalur pembuangan air sehingga tidak akan ada air yang menggenang.

“Adanya fitur power charger pada sepeda motor Honda tidak akan mempengaruhi performa baterai (aki), proses pengisian daya handphone akan tetap aman apabila dilakukan selama motor dalam kondisi nyala,”. Danang menambahkan.

Selama proses pengisian daya dilakukan ketika mesin sepeda motor nyala atau motor dalam kondisi jalan, performa baterai akan tetap baik-baik saja. Akan tetapi, jika pengendara terus melakukan pengisian daya ketika sepeda motor dalam kondisi mati akan membuat performa baterai menurun. Agar performa baterai tetap optimal pengendara disarankan untuk secara rutin menggunakan sepeda motornya.

Demi menjamin kemanan, pengendara direkomendasikan untuk menjaga kebersihan sekaligus tidak menaruh barang-barang di console box tempat socket power charger berada. Tujuannya agar jalur keluar air tidak tertutup oleh kotoran atau barang lainnnya. Selain itu, disarankan pengendara untuk mematikan handphone saat melakukan pengisian daya untuk menghindari peningkatan suhu khususnya di tengah terik matahari. (Penulis: SaF1tri/Foto: Astra Motor Yogyakarta).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »